0

Rumput

Posted by Awang Irawiyanta Nugraha Putra on 14.13 in


Seuntai rumput hijau di taman depan kampus. Dia tumbuh dengan sendirinya diantara banyak pohon. Tumbuh ditengah- tengah kekhawatiran akan adanya seseorang yang menginjaknya. Dia selalu berharap bisa tetap melihat matahari esok, tidak, sebenarnya dia berharap lebih dari itu, dia berharap dapat melihat jam – jam berikutnya karena dia rentan terinjak oleh manusia. 

Tanah tempat dia mencocokkan akarnya menjadi tempat dia makan dan minum. Banyak selain dia yang mencari makanm seekor semutkan, belalangkah, bahkan ada seekor burung yang kerap hinggap disampingnya. Rumput selalu bisa membuat manusia merasa nyaman didekatnya, dia memiliki warna hijau yang membuat mata sejuk, apalagi terasa ada angina yang menemani rumput itu, berasa rumput menjadi cinta sejati manusia. 

Banyak sekali kejadian yang dia alami, hujan yang hampir membuat dia kekenyangan, matahari yang bisa membuat dia kelapatan bahkan temannya sendiri yng tega mencabut akarnya. Rumput terlihat indah ketika pagi hari, dia ditemani embun pagi serta matahari hangat yang menyinarinya. Ada kalanya, tumput itu tidak hidup lama, baru saja tumbuh dia langsung terinjak manusia, tetapi dia tidak mati hanya kusut tak berbebtuk, dia pasti tumbuh kembali menghiasi taman.

Paling Populer !

Copyright © 2009 Think Big All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.